Logo Al-Manshur
Kolom Guru
Ponpes Al Manshur Al-Islamy

HUKUM PERBUATAN-PERBUATAN NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM

Hukum Perbuatan-perbuatan Nabi shallallahu alaihi wa sallam
(Part 2)

6. Hukum perbuatan Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang bukan dalam bentuk ketaatan.
Perbuatan semacam ini ada 2 jenis, yaitu:
a. Perbuatan Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang sifatnya manusiawi
b. Perbuatan Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang sifatnya mengikuti adat di tempat dan zaman tersebut

7. Hukum perbuatan Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang sifatnya manusiawi
Contoh: Nabi shallallahu alaihi wa sallam makan, minum, tidur, duduk, berdiri, berjalan, lari, dsb.
Hukum asal untuk perbuatan semacam ini adalah mubah. Sama seperti hukum mubah pada umumnya.

Namun apabila Nabi shallallahu alaihi wa sallam melakukan hal-hal tersebut dengan cara atau metode tertentu maka kita juga lakukan hal tersebut sebagaimana Nabi shallallahu alaihi wa sallam lakukan. Entah hukumnya wajib atau sunnah.

Contoh yang hukumnya wajib: Nabi shallallahu alaihi wa sallam makan dengan tangan kanan dan memerintahkan kita untuk makan dengan tangan kanan. Maka hukumnya wajib bagi kita untuk juga makan dengan tangan kanan.

Contoh yang sunnah: Nabi shallallahu alaihi wa sallam berbuka puasa dengan ruthab (kurma muda) atau tamr (kurma kering) atau air putih. Maka kita disunnahkan juga berbuka puasa dengan hal-hal tersebut.

8. Hukum perbuatan Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang sifatnya mengikuti adat di tempat dan zaman tersebut.
Contoh: Nabi shallallahu alaihi wa sallam berpakaian dengan pakaian yang sesuai dengan adat (kebiasaan) di tempat dan zaman saat itu.

Hukum perbuatan semacam ini adalah mubah. Artinya, tetap pada hukum asalnya. Yang perlu diperhatikan hanyalah batasan-batasan yang telah dijelaskan oleh syariat terkait hal tersebut.
Contoh batasan syariat untuk pakaian: tidak boleh melebihi mata kaki untuk pria, tidak boleh ketat, tidak boleh menyingkap aurat, dsb.
Maka silahakan berpakaian dengan jenis pakaian apapun selana tidak menerobos batasan-batasan syariat yang telah ditetapkan.

9. Hukum perbuatan Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang merupakan penjelasan dari suatu ayat yang masih membutuhkan penjelasan.
Contoh: ayat perintah sholat, kemudian Nabi shallallahu alaihi wa sallam mencontohkan bagaimana gerakan & bacaan sholat.

Hukum perbuatan semacam ini adalah Wajib untuk diikuti. Karna itu merupakan tujuan diutusnya beliau shallallahu alaihi wa sallam.
Maka tidak diperbolehkan kita mengamalkan suatu amalan yang tidak sesuai dengan apa yang beliau shallallahu alaihi wa sallam contohkan.

Wallahu a'lam.

بالتوفيق والنجاح

👤Joddy Hardiansyah, BA

Ditulis oleh: Ust. Joddy Hardiansyah, BA
Penulis merupakan Pengajar Ponpes Al-Manshur Al-islamy asal - dan telah bergabung di lembaga sejak -.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Terkini

Pipanisasi 6 KM Magelang

Selengkapnya
Artikel Terbaru
Agenda
Kolom Guru
Rubrik Siswa
+62 858-5393-1561
info@almanshuralislamy.sch.id
HUKUM PERBUATAN-PERBUATAN NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM
envelopephone-handsetlocationlaptop-phonebubbleclockmenuchevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram